Posts

Menata Institusi Melalui Penjaminan Mutu

Oleh: Eggy Widya Larasati*)
Pendahuluan
Menata institusi melalui penjaminan mutu perguruan tinggi merupakan nafas  dari unit penjaminan mutu. Melakukan penjaminan mutu berdasarkan kesadaran dan keinginan bukan karena tuntutan dan paksaan merupakan gambaran kualitas dari terlaksananya Tri Darma Perguruan tinggi. Pelaksanaan tri darma perguruan tinggi harus mampu mewujudkan visi misi yang sudah ditetapkan serta mampu memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder). Perguruan tinggi juga harus menetapkan, melaksanakan, mengendalikan dan meningkatkan proses evaluasi dan monitoring melalui sistem penjaminan mutu internal yang bersifat mandiri. Sistem penjaminan mutu yang dilaksanakan saat ini guna untuk mengembangkan mutu pendidikan yang berkelanjutan didalam tubuh Akademi Kebidanan Pelamonia.Penjaminan Mutu adalah proses perencanaan, pemenuhan, pengendalian, dan pengembangan standar penyelenggara pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan.  Budaya mutu yang perlahan …

HAMBATAN/KENDALA YANG DIHADAPI DAN PENANGGULANGANNYA DALAM MENERAPKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PERGURUAN TINGGI

OLEH YULIATI BASRI

A.    PENDAHLUAN
a.      Latar Belakang
 Mengacu kepada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi bahwa pendidikan tinggi sebagai bagian dari sistem pendidikan  nasional memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora serta pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia yang berkelanjutan.  Pendidikan tinggi merupakan  momentum atau titik awal untuk menciptakan karakter generasi yang siap juang dengan semangat tempur dalam budaya yang beraneka di masyarakat dunia, kekuatan generasi bangsa akan menjadi kuat ketiga pendidikan tinggi mampu melakukan peran strategisnya dalam  mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan tinggi tersebar diseluruh penjuru Sabang sampai Marauke dengan karakter budaya yang beraneka ragam dengan sentuhan teknologi yang berbeda serta kemampuan sarana serta prasarana yang beragam  membutuhkan suatu kesamaan mutu dan kualita…

MANFAAT PENERAPAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) DI PERGURUAN TINGGI

Oleh: Wayan Suanda(1),
I G. L. Rai Arsana(2)  
PENDAHULUAN           Secara umum, pengertian penjaminan mutu (quality assurance) pendidikan tinggi adalah: (1) Proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pendidikan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga pelanggan memperoleh kepuasan.; dan (2) Proses untuk menjamin agar mutu lulusan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan/dijanjikan sehingga mutu dapat dipertahankan secara konsisten dan ditingkatkan secara berkelanjutan. Dengan kata lain, perguruan tinggi dikatakan bermutu apabila mampu menetapkan dan mewujudkan visinya melalui pelaksanaan misinya (aspek deduktif), serta mampu memenuhi kebutuhan/memuaskan stakeholders (aspek induktif) yaitu kebutuhan masyarakat, dunia kerja dan profesional. Sehingga, perguruan tinggi harus mampu merencanakan, menjalankan dan mengendalikan suatu proses yang menjamin pencapaian mutu. Untuk mewujudkan itu semua, diperlukan syarat-syarat normatif yang wajib dipenuhi oleh setiap PT. Syarat-syarat tersebu…

Visi dan Misi Unit Penjaminan Mutu

Visi Menjadi unit penjaminan mutu yang terpercaya dan sinergis dalam memfasilitasi pelaksanaan siklus sistem penjaminan mutu internal.
Misi 1.Membangun sistem dokumen mutu yang sesuai dengan stakeholders. 2.Memfasilitasi implementasi penjaminan mutu internal secara konsisten. 3.Meningkatkan kinerja akademik dan non akademik dalam melaksanakan penjaminan mutu internal. 4.Menanamkan budaya mutu organisasi pada seluruh stakeholders.
Tujuan 1.Tersedianya dokumen mutu yang memadai. 2.Terlaksananya siklus penjaminan mutu internal secara periodik dan berkelanjutan. 3.Terlaksananya sistem monitoring, evaluasi, dan audit internal. 4.Meningkatkan kerja unit pelaksana akademik dan non akademik dalam pelaksanaan tri dharma.
5.Terwujudnya kesadaran dan tanggungjawab stakeholders dalam berperilaku organisasi untuk menuju budaya mutu.